Memanfaatkan Konser Jazz Gratisan


Apa sih kesenengannya mahasiswa? Ya hiburan gratis, lah! Gue baru aja pulang dari acara konser jazz gratis dari KBRI. Yang main nggak tanggung-tanggung, Dwiki Dharmawan bok. Udah konser gratis, yang main musisi handal Indonesia, nikmat mana lagi yang kau dustakan?

Untungnya hari ini saya tak datang sendiri… Ada mas dari (kampung) Enschede yang pergi bareng gue. Intinya kayaknya gue sih yang nemenin ini anak karena dia duluan yang ngasih tau acara ini ke gue. Melihat line-up nya ada Tohpati segala, gue jadi tertarik. Dia sih pengen liatnya Dira Sugandi karena ngefans bener sama mbak Dira. Jadinya ya udah deh kami memutuskan untuk nonton bareng.

Konsernya sendiri diadakan di Koninklijk Conservatorium, semacam gedung konser dan sekolah musik di Den Haag. Gedungnya biasa aja sih, nggak mewah-mewah amat, namanya juga gedung pertunjukan plus sekolah. Tempat konsernya juga biasa aja. Tapi kesannya tetep aja sih fancy. Kesiannya si mas (kampung) Enschede, dia beli chips di stasiun, dipikirnya konser yang biasa gitu, dia gak tau kalo itu di gedung pertunjukan lumayan formal. Ya kali… (Padahal sepanjang konser perut krucuk-krucuk laper, untung pulang-pulang dikasih snack dan ada lemper plus TEH BOTOL, sesuatu yang sangat langka di Belanda!)

Menurut gue musiknya bagus. Gue emang nggak gitu dengerin jazz sih, malah gue termasuk buta, satu-satunya penyanyi jazz yang gue tau cuma Michael Buble (mainstream amat yak). Karena pengetahuan jazz gue terbatas, jadi gue agak risih denger beberapa lagu yang dimainin yang kesannya “asik sendiri” gitu. Gue lebih suka pas si Dira ikutan nyanyi di beberapa lagu karena untuk sekali itu instrumennya nggak kayak kejar-kejaran satu sama lain. Terus di dalem band itu ada pemain drum yang ganteng bener! Semacam botak-botak seksi gitu… Gue sampe fangirl sepanjang konser, ternyata baru tau pas pulang kalo dia lakinya mbak Dira. Hiks, disitu saya merasa sedih… (kirain bisa dikecengin)

Karena jazz bukan musik gue, jadi gue nggak bisa ngomong macem-macem soal gimana musiknya. Pokoknya bagus aja lah, sayangnya bukan untuk kuping gue. Ini aja habis pulang ke rumah gue langsung muter lagu-lagu folk dari Spotify untuk menghilangkan bekas-bekas musik jazz dari otak…

Duh kapan ya KBRI bikin festival musik folk Indonesia terus datengin penyanyi dan band folk Indonesia yang masih jarang kedengeran gaungnya? Pasti gue langsung ada di lini utama!

Iklan

13 tanggapan untuk “Memanfaatkan Konser Jazz Gratisan

  1. Beneran Crys yang drummer itu suaminya Dira Sugandi? Wahahaha kirain masih available. Lha wong dibilang Dwiki Darmawan mantan muridnya yang lagi sekolah di Groningen. Kirain😅 aku malah ke sebelahnya, pemain apa itu yang alatnya gede banget. Dari tempatku duduk kok kelihatan menggemaskan. (((Menggemaskan))) aku juga penggemar Dira Sugandi sejak dia muncul pertama kali di Indonesia. Keren. Pas Dwiki Darmawan bilang dia akan nyanyi lagunya Shakila, suami dong nyelutuk dengan polos “oh shakira pernah ya duet sama tohpati?” Shakila mas shakilaaa, bukan shakira haha.

    Suka

  2. Enak, ya…banyak band-band dari tanah air manggung. Dulu pernah ada band yg mampir di KBRI bilangnya di media keren mau konser di Eropa. Tapi entah kenapa manggungnya malah di kolong jembatan di daerah yang nggak elit2 bgt…dan penontonnya banyakan orang Indonesia semua..:)) Ah..yang penting publikasi di tanah air kali ya…konser di negeri orang

    Suka

  3. Penyakit wanita pada umumnya ya, selalu keliatan aja kalo ada harta pusaka yang bening di tengah keramaian 😀
    Seru pasti acaranya, apalagi gratis! aku yang bukan mahasiswa aja juga pasti suka kalo ada acara2 bermutu tapi digratisin hahahah

    Suka

    1. Aku awalnya biasa aja Wien tapi temenku ini ya excited banget gitu mau liat Dira. Ternyata bagus ya suaranya… Bahkan dia bela2in ke backstage buat minta poto ama mbak Dira hyahahahaha ya kalo suaranya sebagus itu sih ya wajar lah ngefans banget!

      Suka

      1. Wuihh, terus berhasil foto bareng gitu? *envy.com* 😛 Iya Crys, suaranya Dira memang keren habis, hahaha.. Sayang cowo kecenya itu ternyata suaminya yah 😀

        Suka

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s