Thrift Shopping (Hampir) Kalap di Ij-Hallen


Sejak kecil, gue ini penggemar berat hal-hal jadul. Menurut gue, ada romantika tersendiri ngeliat telepon, kamera, atau perkakas rumah lainnya yang dibuat bertahun-tahun yang lalu. Sayangnya, dulu gue cuma bisa melihat dari kejauhan karena setiap mau pergi ke pasar loak pasti nggak jadi karena alasan aneh seperti “barang-barangnya udah banyak yang rusak, kalo kamu mau beli baju bekas, siapa yang tahu pemakai dulu jangan-jangan sakit kulit, nanti kamu ketularan!” (WTF) Nah, sejak pindah ke Belanda, kecintaan gue terhadap barang jadul jadi lebih terasah lagi karena ternyata penduduk negara ini suka banget jualin barang bekas mereka yang masih bagus, dan beli barang bekas lain.

Di Leiden memang banyak banget pasar barang antik, bahkan di kota ini ada dua kringloopwinkel, tapi kok kayaknya kurang sahih ya kalau belanja di toko khusus jual barang antik kayak gitu. Solusinya? Pergi ke pasar barang antik terbesar di Eropa Daratan yaitu Ij-Hallen di Amsterdam!

Gue sudah pergi ke Ij-Hallen dua kali, bulan lalu dan minggu kemaren. Bulan lalu, gue bisa dapat topi Rusia (maksudnya topi musim dingin yang menutupi kepala sampai telinga) seharga 3 euro, syal bulu-bulu seharga 10 euro, dan pullover seharga 2 euro. Minggu kemarin, gue bertekad untuk mencari dekorasi yang lucu-lucu untuk kamar baru gue karena gue mau pindahan seminggu lagi, jadi gue nggak merhatiin banget untuk baju-baju yang dijual.

Ij-Hallen ini letaknya di gudang besar di pelabuhan NDSM di Amsterdam. Daerah ini sekarang lumayan ngetop jadi daerah hipster karena banyaknya kafe yang menggunakan kontainer-kontainer bekas sebagai lokasi kafe mereka. Selain itu, kantor Viacom juga terletak di daerah ini, pas banget seberangnya gudang tempat Ij-Hallen. Untuk masuk ke pasar ini dikenai biaya 5 euro, makanya kalo mau belanja disini harus lebih dari 5 euro biar nggak rugi. Beberapa tips yang bisa dipraktekkan untuk belanja di Ij-Hallen:

  1. Bawa troli atau ransel gede, terutama untuk kamu yang kepingin belanja banyak;
  2. Bikin daftar belanjaan untuk mencegah kantong bolong (ini berhasil banget untuk gue);
  3. Makan sebelum belanja (biar nggak kalap, sudah terbukti lho!);
  4. Bawa uang kontan karena mereka nggak menerima pembayaran dengan kartu debit; dan
  5. Cari penjual dengan gaya yang keren. Biasanya barang-barang yang mereka jual juga keren, karena itu barang-barang pribadi mereka.

Nah, waktu minggu kemarin gue pergi ke Ij-Hallen, entah kenapa gue ngerasa bahwa kemarin itu banyak banget yang jualan barang-barang dekorasi rumah. Haduuuh, iman semakin diuji, nih! pikir gue. Banyak banget yang jualan mainan-mainan jaman dulu seperti Barbie dan mainan kecil-kecil, buku komik, board games berbahasa Belanda, sampe ke coffee grinder jaman dulu yang tentunya sekarang udah nggak berfungsi dan lebih digunakan sebagai dekorasi rumah. Ngeliat barang-barang yang dijual, bikin gue ngebayang punya kafe bertema vintage dan gue beli dekorasinya dari sini semua.

image
Majalah, pemutar vinyl, dan barang-barang antik lainnya

 

image
Cangkir teh Royal Albert cantik-cantik!

Selain itu, ada ini juga…

image

image

Gue ngerasa seneng banget berjam-jam di Ij-Hallen. Akhirnya gue pulang dengan membawa 5 action figure untuk hiasan di kamar baru (totalnya 3.5 euro) dan satu kotak timah jadul dengan gambar Albert Heijn seharga 5 euro.

Iklan

27 thoughts on “Thrift Shopping (Hampir) Kalap di Ij-Hallen

  1. Crysta, yang cangkir royal albert jual berapa disana kalo cangkir dan tatakannya? 😀 mba penggemar cangkir gituan. dirumah ada 2 set hadiah dari mama waktu kado nikahannya mama puluhan tahun lalu, gak pernah mama pake, waktu mba nikah dikasih itu sama mama, baguuusss. Kata mama mba kalo beli sekarang 1 set lengkap dengan tekonya juga bisa ratusna ribu, ada yang juga 1 juta lebih kata mama …
    jadi pengen tau kalo disana mereka jual berapa yang bekasnya 🙂 soalnya lihat di foto Crysta masih baguusss 😀

    Suka

      1. kalo dikalikan Rupiah jadi Rp 120rb la ya kurleb buat yang kecil, dan yang besar sekitaran Rp 160rb. Pantaslah yah untuk cangkir yang bagus meskipun second hehe.. Mba selalu suka dengan tea set nya Royal Albert ato apapunlah merknya asal dari Belanda baguusss 🙂

        Suka

      2. kalo mba asal ngebet, pasti mba beli hehe 😛
        Kalo mba disana pasti kalaapp deh.
        Gimana kuliahnya Crystal? Ohya mba udah terima postcard dari Crystal, mba suka, dewinya cantik hehehe… Ohya minggu depan akan mba kirim lagi ke Crystal. alamatnya masih sama kan yah?

        Suka

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s