How NOT to Overshare: Couples Edition


status
Picture taken from Google Image

A few months ago I made this post about dating and the tendency for Generation Y people to overshare their romantic endeavors on social media. In that post, I felt sorry for the people around my age who were in a relationship, overshare every moment, and ended up deleting them all once the relationship went downhill, or even worse, once it ended.

When I wrote that post, I was still living my life as a young, single woman. Now that I’m already in a relationship, how can I relate to the post I wrote in the past?

Thank goodness, so far I have succeeded in keeping my love life private. Even though Mr. C and I have agreed that we will not keep each other as a secret, I still think to post a shitload of our selfies to the public as something inappropriate and annoying. Yes, most of my friends here have known that I’m in a relationship, but only a few of them who knows his name and where he lives.

On the other hand, I know what it’s like to have the urge of posting your pictures with your S.O. on social media. Why? Because I feel it too! Every time we spend time together, there are times when I just want to grab my phone and post something about what we are doing at the moment. So far, I have managed to check-in only twice (I mask his identity, or I don’t tag his name at all) and posted our selfie once. A silly selfie, to be exact. And I don’t post them in public; I curate a particular list of people whom I can share the post with. Those are the people whom I consider dearest to me (such as my best friends for ages, or people who are close to me in the Netherlands).

So, how to overcome the urge of oversharing on social media, especially for new lovebirds? I only have one answer for this: the answer lies within yourself. You are the one who controls your social media account, not the opposite! For example, when you are going on a date with your partner, try to be present at the moment (read: not thinking to take out your phone and check-in or post a status about your whereabouts). Try to think that this is the moment only worth sharing between the two of you. I think that is a sweet gesture and by thinking about it, I manage to reduce the whim to post our activity online. Nowadays I am learning that being selfish with your partner (in an appropriate dosage) is OK! Not every moment is worth sharing, because most moments are made only to be cherished and remembered by both of you. Not every relationship is audience-worthy! Anyway, your love life is not a TV show, every day does not have to be a perfect day, so stop making it look like one!

If you are having struggles by oversharing on social media, I hope this will help you 🙂 I might sound pretty harsh at some points, but trust me, sugarcoated lies will not make your life better.

What about you? Do you have any tips on how to be low profile on social media? Let the world know by posting it on the comment section below.

Iklan

27 tanggapan untuk “How NOT to Overshare: Couples Edition

  1. Tallll I am so touched kan guwe bisa liat yang kmrn hehehe and it’s so cute! I choose to share the happy times. Photos? Maybe once a week? Or two weeks? Or sometimes too many cats he gets lost in between cats. My tip is just share general happy times and don’t post the private moments :3 xx

    Suka

  2. Aku share foto suami sesekali aja di Instagram & Facebook. Di Facebook juga ngga pda sama dia, walaupun statusnya nikah sama dia kelihatan diinfoku tapi ngga tag dia, jarang upload berdua. Buat apa juga? Dia juga prinsipnya sama seperti aku. Mungkin kita udah berumur kali ya jadi ngga share hubungan ke umum.
    Aku kalo mau share ya kirim lewat WhatsApp. Cerita tentang dia juga jarang sekali diblog. It is my choice to be on various social networks, not his.

    Suka

    1. True, mbak. Menurutku, sebenernya harus ada consent juga dari partner, mau apa nggak fotonya masuk social media. Ada yang walaupun social butterfly tapi agak sungkan kalo fotonya masuk ranah media sosial. Biasanya yang kayak gini sih yang social media aware.

      Suka

      1. Exactly. Prinsipnya sama deh seperti sharing foto/info ttg anak. Dan kalo aku share fotonya dia pun untuk reminder/kasih tahu orang aku udah nikah dan dia suamiku. Ini baru ngebahas partner ya Crys, akupun ngga pernah share foto keluarga ipar & temen2 londo karena mereka protektif banget sama privasinya mereka. Jadi harus aku hormati ini.

        Keep it up ya, ngga pda sama pacar online 🙂

        Suka

  3. Aku dulu sebelum menikah memang bikin komitmen sama diri sendiri untuk ga umumkan status atau foto lewat sosial media kalo sedang ada hubungan dengan seseorang. Ini ga hanya berlaku sama suami ya (sebelum dia jadi suami), tapi juga yg sebelum2 dia. Makanya temen2 aku kerja atau kuliah tahunya aku ga pernah ada hubungan spesial sama cowok, karena memang ga pernah cerita apa2 ttg kehidupan percintaan. Pemikirannya satu : iya kalau jadi kawin, kalau nggak? (Karena konteksnya kan aku memang membawa hubungan ke arah perkawinan). Makanya pas aku sebar undangan kawin, kayak jadi gempar gitu haha. Puas sih lihat mereka terkaget2 :))) setelah kawin, meneer mengusulkan bikin blog berdua. Ya akhirnya ceritanya tentang kami berdua, meskipun isinya kebanyakan cerita tentang aku haha. Cerita2 tentang kami juga ga semua diumbar diblog, yg penting2 aja diceritain. Foto2 sama dia juga jarang muncul, kalaupun muncul ya sudah melalui diskusi bersama. Di IG jarang banget aku posting foto dia. Meskipun dia ada twitter, aku juga ga mention2 dia. Nge RT status dia yg penting memang iya. Kami sering selfie2 gitu (aku sering maksa maksudnya haha), tapi dia tau kalau itu hanya untuk dokumentasi pribadi karena dia tahu kalo aku ga suka umbar2 foto. Apalagi sejak aku beberapa bulan ini deactive FB dan IG, jadi makin terkontrol karena sudah berkurang 2 sosial media 😀
    Tapi untuk urusan share2 gini balik lagi sih ke individu masing2. Kalau nyaman untuk share atau overshare, ya ga masalah karena parameter 2 hal tersebut dari masing2 individu kan beda-beda. Apalagi kalau masih sedang hot2nya hubungan, kan biasanya pengen banget seisi dunia tahu. Yang terpenting self kontrol juga berperan.
    Tulisan yang bagus Crys!

    Suka

    1. Aku baru sekali posting selfie ama Mr. C, itu juga di gembok. Si Mariska tuh yang liat, soalnya menurutku aku udah kenal dia cukup lama, dia juga pacaran ama bule kan jadi 11-12 ngerti The struggle lah, hahaha… Mr. C juga sebenernya boleh aja, tapi pilihan akunya yang ga mau nyebarin foto berdua sering sering.

      Suka

  4. aku juga udah mulai ngerem2 dan menjaga, apalagi belum tentu yang mau kita ceritain, sweet buat kita, buat orang lain gak hehe.. kalau foto di IG atau path atau blog aku masih ada kadang, cm tetep berusaha membatasi..

    Suka

  5. Aku sama si R skarang punya perjanjian walau dia panggil aku miss social media karena aku aktif dimana mana (hahaha), tapi dia ngga nyaman kalo dia ikutan ada dimana mana.. Jadi aku respek dan fotonya pun ngga aku pasang, namanya pake inisial.. Aku share foto2 kita di US kemarin ya sama temen2 yg ketemu langsung aja, itu jg kalo mereka tanya, dan aku tunjukin langsung dari hp 🙂

    Tipsnyaa supaya ngga oversharing, kayaknya diomongin sama pacar deh, aku sebenernyaaa pengennnn posting (im only human lol), tapi krn aku inget perjanjian aku dan R jadi awalnya aku tahan2 eh lama2 jadi nggak terlalu kepengen.. Hehehe

    Suka

  6. Kalau saya sih intinya jangan terlalu keseringan posting. Lagi pula, kalau keseringan posting jadi kelihatan banget kalau tidak punya kegiatan lain :hehe. Padahal kalau keseringan update kan membikin orang jadi bosan dan akhirnya kita jatuhnya bisa dianggap spam dan sangat mengganggu, ya :hehe.

    Disukai oleh 1 orang

  7. Sebelum komen disini jadi baca komenan gue yang di post lu kemarin itu Tal, biar sinkron 😆 Ternyata gua belum infoin yak kalo LDR Bali-KL makanya ceritanya banyak beredar di blog dan/atau facebook, biar ada kenangannya aja sih.. Trus pas putus gue gembok/hapus deh. Capek emang, tp ya resiko.
    Belajar dari pengalaman, skrg sama pria keturunan Minang, kapok deh gue oversharing haha~ padahal LDR jg Bali-Bandung #QueenOfLDR. Alasannya sih simple, kalo tracking namanya di Google kebanyakan info tentang dia karena prestasinya bukan persoalan pribadi, so yeah tanpa diomongin gua ngerti sendiri. Plus, sampe sekarang belum ada foto berdua 😆

    Suka

  8. Menarik banget ini. Aku juga posting satu dua biji foto yang kita muncul berdua pas liburan di Bali. Sisanya sih paling tag2 an bukan foto orang tapi foto makanan atau foto bir lah haha.

    Memang kita berdua nggak doyan selfie jadi foto berdua itu jarang banget adanya

    Suka

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s