Akhirnya!


Setelah sepuluh bulan penuh rasa deg-degan dan frustrasi akibat nyari kerja nggak dapet-dapet, gue berhasil dapat job offer dari sebuah perusahaan desain produk di kota tetangga!

Image result for success kid

Lucunya, perusahaan ini pernah nolak gue dua bulan lalu. Kemudian gue nggak putus asa. Dua bulan kemudian, gue ngeliat mereka buka lowongan lagi, dan gue langsung daftar aja ke Head of Marketing-nya. Setelah itu, gue mengikuti wawancara kerja dua kali via Skype, dan dua kali pula gue harus menunda wawancara tersebut karena sakit amandel yang gue alami bulan lalu.

Akhirnya setelah dua kali wawancara dan satu kali ngerjain tugas sebagai bagian dari wawancara, hari Jumat kemarin gue menerima telepon dari General Manager si perusahaan yang bilang bahwa gue adalah pilihan pertama mereka untuk posisi tersebut. Kemudian si General Manager bilang, sebenarnya ada satu kandidat lain yang punya pengalaman lebih daripada gue, tapi mereka ngeliat gue jauh lebih muda, mereka ngerasa ide-ide gue cemerlang, dan setelah dua kali wawancara, mereka ngerasa kepribadian gue cocok dengan kultur kantor. Akhirnya gue deh yang ditelepon. Hehehehe…

Seneng? Wah bukan seneng lagi. Gue sampe bongkar rahasia ke si General Manager, gue bilang salah satu alasan pribadi yang gue simpan tentang kenapa gue berminat untuk ngelamar kesitu lagi adalah karena waktu pertama kali gue wawancara di bulan November, gue ngeliat keseluruhan kantornya dan muka-muka pegawainya dan entah kenapa gue punya firasat bahwa gue akan kerja di kantor yang seperti ini. Nggak tahu, kayak ada perasaan bakal kerja disitu aja. Makanya ketika mereka buka lowongan lagi, gue langsung ambil kesempatan tersebut. Ternyata si Manager bilang bahwa mereka juga punya perasaan yang bagus tentang gue ketika masa-masa gue wawancara. Hiks, jadi terharu.

Setelah ini gue nggak langsung kerja, tapi masih ngomongin tentang ijin tinggal jenis apa yang akan mereka daftarin untuk gue. Sekedar gambaran aja, di Belanda ada beberapa jenis ijin tinggal kerja. Biasanya, orang pemilik search year permit seperti gue akan masuk ke skema ijin tinggal untuk knowledge migrants, alias mereka yang punya gelar pendidikan tinggi dan bekerja sebagai pegawai kantoran. Tapi ada juga skema ijin tinggal paid employment, sama-sama ijin kerja juga sih, tapi bedanya standar gaji paid employment lebih rendah daripada knowledge migrant. Gue sih nggak masalah mau masuk ijin kerja jenis apaan, yang penting standar gajinya sesuai dengan minimum gaji untuk pekerjaan gue dan gue bisa kerja dan tinggal di Belanda dengan aman dan nyaman.

Doain terus biar semuanya lancar, ya!

Iklan

29 tanggapan untuk “Akhirnya!

    1. Akhirnya mbak. Parah, aku pas dikabarin berasa mau nangis terharu. Tapi atas nama gengsi, akhirnya nggak jadi nangis malah cengengesan. Hehehehe… Abis ini masih harus ngomongin visa sih, dan pasti negosiasi kontrak, jadi sepertinya aku nggak langsung kerja. Semoga mulai bulan Maret atau akhir Februari bisa mulai.

      Suka

  1. Waahh Crys, selamaatt. Semoga lancar dan betah ya di kerjaan kali ini. Berarti pindah ke Delft nih nantinya? Tetanggaan dong kita *padahal dari kemaren juga tetanggan kota haha. Dari tempatku ke Delft centrum cuma 20 menit sepedahan soalnya, lebih deket dibanding ke Den Haag centrum. Ke IKEA malah cuma 10 menit.

    Suka

    1. Hahaha, ini gue tebel muka banget, dua bulan setelah ditolak, lamar kerjaan di perusahaan yang sama untuk posisi hampir sama. Dan gue langsung korespondensi ama manager-nya dan ga lewat e-mail career lagi, hahaha! #SokAkrab berbuah pekerjaan baru.

      Suka

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s