Hari 5: Tamu Makan Malam


Tantangan hari ke-5 Writing Challenge adalah tantangan dimana gue disuruh menuliskan lima orang yang akan gue ajak makan malam.

Almh. Mama

Udah pasti, ini orang pertama yang akan gue undang untuk makan malam. Gue penasaran sama cerita-ceritanya, dan pengen banget merasakan pengalaman yang dirasain orang-orang lain. Denger-denger, almarhumah nyokap gue orangnya baik banget. Dan katanya orang baik meninggalnya cepet. Nggak tau juga ya. Tapi ya gue pengen banget bisa makan malam sama beliau dan denger cerita-ceritanya.

Jamie Oliver

Kenapa khusus Jamie Oliver? Gue memang nggak begitu ngefans sama dia, malah gue lebih suka Gordon Ramsay, tapi alasan gue undang Jamie Oliver adalah karena dia sering banget bikin resep masakan Indonesia dengan bahan-bahan yang nggak nyambung. Masa iya gado-gado pakai fish sauce? Kalau gue undang dia makan malam, bakal gue bikinin dia gado-gado yang 100% asli Indonesia dan gue ajarin, gini lho cara masak dan makan gado-gado! Enak aja makanan negara orang dibikin resep versi ngaconya…

Adik pertama

Adik pertama gue suka banget makan. Dan yang bikin iri, metabolisme tubuh dia bagus banget, jadi dia nggak gampang gemuk. Kenapa gue pengen ajak dia makan malam? Karena dia kalo makan tuh diliatnya enak banget, dan selalu menikmati setiap makanan. Pasti bikin orang yang makan sama dia makin tambah doyan makan.

Taylor Swift

Ha… ha… ha… Kayaknya cemen banget ya, tapi Taylor Swift adalah idola gue sejak SMA. Dulu sih gue suka karena musiknya ‘jujur’ banget dan gayanya juga asik banget, tapi makin sekarang dia makin mainstream, gue jadi berasa biasa aja sama dia dan nggak terlalu ngefans lagi. Mungkin gue pengen undang dia makan malam karena ambisi dari dulu pengen ketemu dan ngobrol bareng Taylor kali, ya…

dan yang kelima,

J. K. Rowling

JKR tuh, penulis buku pertama yang bikin gue betah baca novel fiksi berjam-jam. Ada masa dikala gue baru beli buku Harry Potter terbaru, pulang ke rumah, lalu menghabiskan waktu berjam-jam di kamar untuk baca. Semakin tebal novel Harry Potter-nya, semakin bagus. Kalau gue ajak dia makan malam, gue bakal minta diceritain sedetail mungkin tentang prolog masing-masing tokoh, terutama kisah sebelum Harry Potter dan cerita tentang Nymphadora Tonks.

Iklan

14 thoughts on “Hari 5: Tamu Makan Malam

      1. Iya alm Oma gw juga katanya baik banget dan makin ke sini gue makin banyak denger cerita ttg dia. Nyesel deh dulu remaja alay kalo di rumah kerjanya di kamar dengerin lagu, bukannya di kamar Oma ngobrol sama Oma

        Suka

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s