Hari 7: Rekomendasi Buku


Anjay. Sebenernya gue malu mengakui bahwa gue bukanlah kutu buku seperti dulu. Waktu masih sekolah, sepertinya melahap lebih dari satu buku dalam seminggu adalah hal yang biasa. Sekarang, boro-boro baca buku, baru baca beberapa halaman, konsentrasinya udah terganggu sama hal lain (baca: buka notifikasi di ponsel).

Walaupun gue jarang membaca buku lagi (dan sepertinya gue HARUS benar-benar mulai membiasakan diri lagi untuk membaca lebih banyak), gue punya satu rekomendasi buku yang pernah gue baca saat gue lagi demam baca buku pakai e-reader. Ini dia…

nfd-final-cover1.png

Novel ini gue baca saat gue berusia 23 tahun dan ceritanya diambil dari kisah nyata di Kamboja pada jaman pemerintahan Khmer Rouge. Tokoh utama dari novel ini adalah seorang anak laki-laki bernama Arn, yang terpaksa harus terpisah dari keluarganya pada usia 11 tahun akibat rezim Khmer Rouge. Kemudian, Arn menceritakan empat tahun penuh penderitaan dimana dia harus bekerja paksa, menjadi tentara anak-anak, dan akhirnya berhasil kabur dari kamp. Satu-satunya yang menyelamatkan Arn dari kematian, tidak seperti bocah sepantarannya, adalah musik. Arn pandai bermain musik, sehingga hal ini menarik perhatian Khmer Rouge dan mereka menyuruh Arn menjadi pemain musik untuk lagu-lagu revolusioner.

Novel ini adalah salah satu dari sedikit novel yang membuat gue berkaca-kaca. Deskripsi kejahatan Khmer Rouge dijelaskan dengan sedetail mungkin, ditambah lagi narasi novel yang sengaja dibuat dalam bahasa Inggris yang pletat-pletot dengan banyak kesalahan gramatika dan penulisan, seolah saat baca novel ini gue baca buku harian seorang anak berumur 11 tahun. Pedih banget bacanya, tapi bener-bener membawa kesan mendalam buat gue.

Bagi kalian yang suka dengan novel sejarah, pas banget baca novel ini. Dijamin setelah selesai, bakal langsung buka Youtube atau Google dan mencari tahu lebih banyak tentang Kamboja jaman Khmer Rouge.

Iklan

11 thoughts on “Hari 7: Rekomendasi Buku

  1. Dulu pernah sekilas2 tau ttg kisah Khmer Merah kamboja saat baca buku yg berjudul leaving microsoft to save education in the world. Lupa persis judul bukunya. Tp yg jelas diaana diceritakan dampak rezim Khmer Merah di kamboja terhadap pendidikan anak. Mungkin buku diatas recommended buat pelengkap pengetahuan ttg sejarah kamboja yg menarik untuk diambil hikmahnya itu.

    Suka

  2. Masukkin daftar bacaan ah. Gw sebenernya ga terlalu suka sejarah sih, tapi kalo YA hayuklah. Setelah berkunjung ke Killing Field bbrp taun lalu, gw punya perasaan ga enak banget dan cenderung memalingkan muka. Sekarang mari kita hadapi lagi perasaan ga enak itu 🙂

    Suka

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s