Lain lubuk, lain ikannya

Belakangan ini lagi rame muncul di linimasa Facebook gue, sebuah artikel berbahasa Belanda tentang sepak terjang Buni Yani. Yang bikin menarik. artikel tersebut bukan hanya artikel ecek-ecek, tapi merupakan sebuah laporan mendalam tentang fenomena 'pahlawan pendidikan' (onderwijshelden) di Indonesia, indikasi infiltrasi oknum salah satu partai Islam di Indonesia di dalam tubuh Perhimpunan Pelajar Indonesia (PPI) … Lanjutkan membaca Lain lubuk, lain ikannya

Iklan

Cari Kerja di Belanda: Search Year Permit (Zoekjaar)

Belakangan ini, banyak banget e-mail yang masuk ke inbox gue, minta suntikan penyemangat buat cari kerja di Belanda, bahkan ada juga yang nanya, banyakan dapet kerja di Belanda tuh bermula dari kuliah atau langsung cari kerja disini. Berhubung gue lagi baik, gue lagi pengen membahas sekelumit tentang mencari kerja di Belanda terutama bagian ijin tinggal … Lanjutkan membaca Cari Kerja di Belanda: Search Year Permit (Zoekjaar)

Frat Girls and Boys (Part 1)

Setelah meninggalkan Leiden, gue punya dua kesan tentang kota kecil ini: Kota Pelajar, dan Kota Frat Girls and Boys Apa itu frat girls and boys? Mereka adalah cewek-cewek dan cowok-cowok anggota organisasi mahasiswa tertentu. Untuk organisasi khusus cowok biasanya disebut fraternity, sementara untuk organisasi khusus cewek disebut sorority. Mungkin tradisi seperti ini terkenal di film-film bertema kampus ala Hollywood seperti Legally Blonde … Lanjutkan membaca Frat Girls and Boys (Part 1)

Rasanya Belajar Asian Studies di Leiden University

Kuliah di luar negeri, mungkin untuk sebagian orang dirasa sebagai sebuah berkat yang nggak ternilai harganya. Kapan lagi bisa tinggal di luar negeri, menyerap ilmu sebanyak-banyaknya, dan sekaligus ngerasain tinggal di negara yang jauh berbeda budaya dan adat istiadatnya? Pertanyaan "What are you studying?" selalu jadi pertanyaan nomor satu saat kita pertama kenalan dengan sesama … Lanjutkan membaca Rasanya Belajar Asian Studies di Leiden University

Kabar Tesis

Akhirnya tesis gue rampung juga!!! Kemarin jam setengah 10 malam, gue ngirim tesis lengkap gue ke supervisor untuk di revisi. Setelah pencet tombol 'Send' rasanya lega banget. Kayak separo beban berat yang menghantui hidup gue udah dibuang jauh-jauh. Sejujurnya, awalnya gue ngerasa gue nggak bakal bisa ngerjain tesis ini sampai selesai sebelum batas pengumpulan tesis. … Lanjutkan membaca Kabar Tesis

Jatuh Cinta dengan Asia Tenggara

Menjelang lulus kuliah S1, gue kebingungan, kalau orang mau panggil gue apa? Sejarawan? Kok sepertinya ilmu gue masih cetek. Kalau memang gue sejarawan, gue sejarawan di bidang apa? Banyak teman kuliah yang meyakinkan bahwa gue adalah sejarawan spesialis kawasan Cina dan sekitarnya, dan gue akhirnya mengamini itu. Gue mulai mengambil lebih banyak mata kuliah eksternal … Lanjutkan membaca Jatuh Cinta dengan Asia Tenggara