Kantor Sempurna Itu Tidak Akan Pernah Ada

Belakangan ini ada banyak sekali peristiwa yang terjadi di kantor gue, terutama di divisi gue. Mulai dari Manager yang kadang berasa bukan Manager, sampai kolega yang kadang gue nggak pengen denger satupun kata yang keluar dari mulutnya. Gue terus-terus merapal mantra, "Kantor sempurna itu tidak akan pernah ada". Setiap gw selesai makan siang, dan gelombang … Lanjutkan membaca Kantor Sempurna Itu Tidak Akan Pernah Ada

Iklan

Berhenti Main Instagram, Begini Kehidupan Gue Sekarang!

Sudah sebulan ini gue berhenti main Instagram. Bukan cuma nyuekkin aplikasinya, tapi sekalian gue hapus aja aplikasinya dari ponsel. Sebenernya alasan gue berhenti main Instagram tuh sederhana banget: karena Instagram Story. Seperti yang sudah kita tahu, Instagram Story adalah fitur copycat Instagram yang ngikutin Snapchat. Nah, dari jaman Snapchat ngetop aja, gue nggak pernah main. … Lanjutkan membaca Berhenti Main Instagram, Begini Kehidupan Gue Sekarang!

Jadi Influencer Bukan Berarti Semuanya Gratis.

Beberapa hari ini, di Twitter gue heboh berita tentang seorang social media influencer yang permintaannya tinggal di hotel dengan imbalan publikasi gratis ditolak oleh hotel tersebut. Kemudian si hotel mengunggah email permintaan si influencer (dengan nama dan kanal YouTube yang sudah disensor) dan secara viral menolak permintaan dia. Udah jelas nama dan kanalnya disensor, eh … Lanjutkan membaca Jadi Influencer Bukan Berarti Semuanya Gratis.

Lain lubuk, lain ikannya

Belakangan ini lagi rame muncul di linimasa Facebook gue, sebuah artikel berbahasa Belanda tentang sepak terjang Buni Yani. Yang bikin menarik. artikel tersebut bukan hanya artikel ecek-ecek, tapi merupakan sebuah laporan mendalam tentang fenomena 'pahlawan pendidikan' (onderwijshelden) di Indonesia, indikasi infiltrasi oknum salah satu partai Islam di Indonesia di dalam tubuh Perhimpunan Pelajar Indonesia (PPI) … Lanjutkan membaca Lain lubuk, lain ikannya

Don’t follow your passion.

Sejak gue berumur duapuluhan sampai sekarang di pertengahan umur duapuluhan, kalimat-kalimat ini selalu muncul dimana-mana: "Do what you love and money will follow", "Find your passion and you'll never work a day in your life", dan berbagai kalimat lain yang menegaskan bahwa bekerja itu harus sesuai dengan passion atau hobi atau kesukaan kita. Cukup lama gue mengikuti saran … Lanjutkan membaca Don’t follow your passion.

Masalah Group Chat

Sebagai makhluk pengguna media sosial dan ponsel pintar di jaman sekarang, pasti kita semua punya satu atau dua aplikasi ngobrol yang selalu digunakan untuk bertukar informasi. Untuk gue, gue punya tiga aplikasi: WhatsApp dan LINE untuk pribadi (walaupun lebih sering berinteraksi di WhatsApp) dan WeChat untuk kantor. Sebagai pengguna aplikasi ngobrol, gue cenderung pasif. Maksudnya, gue … Lanjutkan membaca Masalah Group Chat

Kenangan Ospek

Di blognya, salah satu tulisan terbaru Stephanie adalah tentang mengingat hari pertamanya di universitas. Gue komen disitu dan Stephanie minta gue cerita kenangan hari pertama di kampus. Wah, ceritanya segudang deh kalo soal itu! Dulu gue terkenal sebagai mahasiswa baru (maba) yang bandel. Di kampus gue dulu, maba punya dua kali ospek. Yang pertama adalah … Lanjutkan membaca Kenangan Ospek