Gue Sombong?

Sebenernya gue mau share tentang ini udah cukup lama, tapi belum ada kejadian yang bikin gue pengen share tentang hal ini. Kebetulan baru-baru aja terjadi sesuatu yang bikin gue jadi pengen share. Kemarin gue dapat pesan di Messenger dari seorang teman lama. Isinya cuma screenshot foto seorang laki-laki beserta nama dan profesinya (kayaknya dicomot dari… Continue reading Gue Sombong?

Iklan

Don’t follow your passion.

Sejak gue berumur duapuluhan sampai sekarang di pertengahan umur duapuluhan, kalimat-kalimat ini selalu muncul dimana-mana: "Do what you love and money will follow", "Find your passion and you'll never work a day in your life", dan berbagai kalimat lain yang menegaskan bahwa bekerja itu harus sesuai dengan passion atau hobi atau kesukaan kita. Cukup lama gue mengikuti saran… Continue reading Don’t follow your passion.

tinggal/belajar disini tapi nggak mau ikut regulasi sini…

Mau numpang curhat sedikit dengan suka duka pekerjaan di kantor. Jadi, tugas utama gue di kantor adalah mencari offline channels untuk mempromosikan produk gue. Nah, makanya gue harus buka mata buka telinga dengan kemungkinan bekerjasama organisasi/toko/hotel/hostel/cafe apapun, karena produk yang gue pasarkan itu sangat luas jangkauannya dan targetnya juga beragam. Salah satu target gue adalah mahasiswa, karena… Continue reading tinggal/belajar disini tapi nggak mau ikut regulasi sini…

Curhat: Temen Drama

Alkisah, gue punya temen baik disini (orang Indonesia) bernama M. Suatu hari, kami memutuskan untuk nongkrong bareng bersama temen lain dan gue juga ngajak R untuk kenalan sama temen-temen gue disini. R dan M langsung akrab karena mereka suka beberapa hal yang sama. Bagus lah, temen gue bisa main sama cowok gue, pikir gue. Kemudian R… Continue reading Curhat: Temen Drama

Curhat: Last Day.

Tanpa terasa, malam ini adalah malam terakhir gue di Indonesia. Selama di Indonesia selama satu bulan penuh, gue berhasil kembali bergaul dengan teman-teman lama yang sudah ada sejak gue kuliah, juga kembali bertemu dengan adik-adik dan sepupu-sepupu yang ekstrovert dan seru-seru. Esok malam gue akan kembali bertolak ke Belanda dengan tujuan yang berbeda dari tahun… Continue reading Curhat: Last Day.

Curhat: When You Feel Belittled (……………… by your own family)

Mau curhat dikit, ah... Jadi sudah sekitar dua minggu gue tinggal di Jakarta dan tinggal kurang dari dua minggu lagi sebelum gue kembali ke Belanda. Alih alih gue sedih meninggalkan keluarga dan teman, gue malah seneng. Kenapa? Karena gue merasa keluarga gue nggak setuju dengan kepindahan gue ke Belanda. Pada awalnya sih mereka setuju-setuju aja,… Continue reading Curhat: When You Feel Belittled (……………… by your own family)

Curhat: Finding a Job

Selain berlibur di Indonesia, gue punya sebuah misi lain, sebuah misi yang selalu gue lakukan saat gue nggak punya agenda bertemu teman. Misi Cari Kerja. Gue sadar bahwa masa-masa euphoria lulus gue sudah berlalu, dan kini saatnya gue lebih fokus untuk mencari kerja, apalagi kerja di Belanda. Cari kerja di Belanda itu susahnya minta ampun. Selain… Continue reading Curhat: Finding a Job

Notes to keep in mind

Kalo lo punya temen cewek yang jago masak, jangan komentar "Wah sekarang tinggal cari suami nih.". Jago masak bukan berarti dia mau nikah secepatnya. Kalo lo ngeliat foto temen cewek lo lagi gendong bayi atau main sama anak kecil, jangan bilang "Wah, udah cocok nih!". Mungkin dia nggak mau punya anak atau sebenernya dia nggak suka… Continue reading Notes to keep in mind

Etika Memberi Nomor Telepon

Waktu itu, Mariska pernah nulis tentang etika menelepon disini, karena itu gue mau membahas sedikit tentang yang mirip, yaitu etika memberi nomor telepon. Gue termasuk orang yang menghargai privasi. Untuk gue, gue bakal ngasih nomor telepon gue ke orang lain kalo memang gue mau 'diganggu', karena yang namanya nomor telepon itu kan sifatnya pribadi banget, ya.… Continue reading Etika Memberi Nomor Telepon

Rejeki 2016

Di tahun 2015 lalu, entah gue nulis disini atau nggak, salah satu resolusi gue adalah punya pacar. Bukan karena untuk keren-kerenan atau peer pressure, tapi gue ngerasa bahwa 6 tahun jomblo adalah waktu yang cukup lama untuk menemukan jati diri. Sekarang gue merasa lebih siap, gue sudah tahu gue orangnya seperti apa, pengen nyari orang… Continue reading Rejeki 2016